Hawa Nafsu di Mata Islam dan Budha
Meskipun mengenai jihad dalam bentuk perang fisik itu sendiri masih bisa diperdebatkan, seperti misalnya ikut melibatkan diri dalam perang bersama ISIS di Syuriah belakangan ini. Sehingga diperlukan pertimbangan lebih, paling tidak dari dua sudut pandang. Pertama, Islam sendiri sesungguhnya lebih mencintai perdamaian dari pada peperangan. Kedua, fenomena yang terjadi belakangan memperlihatkan bahwa perang yang dikobarkan dengan mengatasnamakan Islam dan atau menegakkan syariat Islam dalam praktiknya hanyalah sebuah politisasi agama yang lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Sementara perang melawan hawa nafsu memang sungguh-sungguh nyata terjadi dihadapi manusia sepanjang waktu, yang akan membawa menganttarkan manusia ke arah derajat yang tertinggi atau menjerumuskannya ke arah jurang kenistaan dan kehancuran.
Related Posts:
Agama,Humaniora